Tips Siasati Penghasilan yang Tidak Menentu

Kekurangan uang, tentu saja hal ini adalah momok yang begitu ditakuti oleh semua orang. Apalagi untuk mereka yang memiliki penghasilan tidak menentu. Pasti akan sangat stress memikirkannya. Karena ketika dibutuhkan, dana yang ingin digunakan telah habis untuk kebutuhan lain-lain. Bekerja sebagai seorang pengusaha atau freelancer pasti akan berhadapan dengan masalah penghasilan yang tidak tentu tiap bulan. Penghasilan bisa saja naik dan bisa saja turun. Oleh sebab itu sangat penting untuk Anda mengelola keuangan dengan bijak. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

Tips Cerdas Memanage Penghasilan yang Minim

Pertama, susun budget bulanan secara tepat. Hal utama yang harus Anda lakukan ialah menyusun budget bulanan secara bijak. Budget bulanan merupakan anggaran wajib yang harus Anda penuhi tiap bulan, walaupun jumlah penghasilan tidak menentu. Sebagian besar orang akan memasukkan kebutuhan utama dalam budget bulanan mereka contohnya seperti biaya makan, listrik, air, transportasi, kebutuhan anak dan yang lainnya. tetapi, Anda juga harus memasukkan komponen penting yang lain seperti investasi dan kredit.

 Kedua, susun budget tambahan. Setelah Anda menyusun budget bulanan dengan terperinci dan baik, Anda bisa menyusun budget untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan tambahan. Kebutuhan ini pada dasarnya memiliki sifat tidak wajib serta fleksibel sehingga Anda dapat meniadakannya sewaktu-waktu. Dalam budget ini, Anda dapat memasukkan berbagai macam kebutuhan yang memiliki sifat tidak wajib contohnya pengeluaran mobil, hiburan, tagihan internet hingga hal-hal lain yang Anda anggap benar-benar penting.

 Terakhir, pisahkan menjadi dua rekening. Mempunyai rekening yang berbeda bisa lebih memudahkan Anda untuk mengelola keuangan dengan baik. Anda bisa memisahkan dana pada kebutuhan pokok serta dana yang digunakan untuk kebutuhan lainnya. segera pisahkan dana yang Anda perlukan untuk belanja wajib bulanan sehingga dana tidak akan tercampur dengan berbagai dana yang lain contohnya seperti dana darurat dan tabungan. Dengan melakukan cara ini, Anda bisa mengatur penghasilan serta pengeluaran menjadi lebih teratur, kebutuhan bulanan yang telah dipisahkan dari uang tabungan yang lain juga bisa lebih terjamin. Jadi, mulai pisahkan rekening tabungan dan kebutuhan Anda.

%d bloggers like this: